Melaksanakan umroh secara mandiri kini menjadi perbincangan oleh banyak jamaah Indonesia. Selain karena sudah dilegalkan oleh pemerintah, umroh mandiri juga memberikan pengalaman spiritual yang lebih pribadi dan fleksibel dalam mengatur jadwal perjalanan.
Namun, agar perjalanan berjalan lancar, diperlukan perencanaan yang matang dan pemahaman yang benar tentang prosedur dan aturan ibadah di Tanah Suci.
Artikel ini akan menjadi panduan lengkap umroh mandiri bagi Anda yang ingin menunaikan ibadah umroh tanpa bergabung dalam rombongan travel.
- Apa Itu Umroh Mandiri?
Umroh mandiri adalah pelaksanaan perjalanan ibadah umroh tanpa melalui biro travel resmi atau dengan sebagian bantuan dri biro travel. Jamaah mengatur sendiri seluruh kebutuhan perjalanan, mulai dari pengurusan visa, tiket pesawat, penginapan, transportasi di Arab Saudi, hingga pelaksanaan manasik dan ziarah.
Meskipun bisa memberikan kebebasan lebih, jamaah tetap harus memahami bahwa umroh termasuk perjalanan ibadah lintas negara, sehingga butuh dokumen resmi dan kepatuhan terhadap aturan Arab Saudi.
- Keuntungan dan Tantangan Umroh Mandiri
Keuntungan:
- Jadwal lebih fleksibel sesuai waktu pribadi.
- Potensi biaya lebih hemat karena bisa memilih tiket & hotel sendiri terlebih jika ada promo.
- Bebas menentukan rute perjalanan dan durasi tinggal di Makkah atau Madinah.
Tantangan:
- Pengurusan visa umroh tidak semudah visa turis biasa.
- Tidak ada pendamping selama perjalanan.
- Risiko tersesat atau salah prosedur.
- Persiapan Umroh Mandiri
- Dokumen & Visa
Pastikan Anda memiliki:
- Paspor aktif minimal 8 bulan dari tanggal keberangkatan.
- Sertifikat vaksin meningitis & COVID-19.
- Visa umroh.
Tips: Minta bantuan travel untuk mendapatkan visa umroh.
- Tiket Pesawat
Cari tiket langsung ke Jeddah (King Abdulaziz International Airport) atau Madinah (Prince Mohammad bin Abdulaziz Airport).
Gunakan situs resmi maskapai atau aggregator tiket seperti Traveloka, Skyscanner, atau website airline langsung untuk mendapatkan harga terbaik.
Tips: selain situs resmi, bisa gunakan tiket rontokan dari biro travel jika jadwal & itinerary cocok.
- Akomodasi
Pilih hotel dekat Masjidil Haram (Makkah) dan Masjid Nabawi (Madinah) agar memudahkan ibadah.
Cek ulasan tamu di Google Maps atau Booking.com sebelum memesan.
Tips: selain OTA (Online Travel Agent), biro travel juga menyediakan hotel hotel.
- Tata Cara Ibadah Umroh Singkat
- Miqat & Niat Umroh
Lakukan niat di miqat sesuai jalur penerbangan (misal: Yalamlam atau Qarn al-Manazil).
“Labbaik Allahumma Umrah” - Tawaf mengelilingi Ka’bah 7 putaran.
- Sa’i antara bukit Shafa dan Marwah 7 kali.
- Tahallul (memotong seluruh rambut bagi pria, sedikit bagi wanita).
Setelah tahallul, ibadah umroh Anda selesai dan status ihram telah lepas.
Tips: beli buku panduan umroh untuk penjelasan lebih jelas atau minta penjelasan lebih dalam dari ustadz.
- Tips Umroh Mandiri Agar Lancar
- Unduh aplikasi Nusuk, Uber, Tawakkalna, dan Google Maps sebelum berangkat.
- Gunakan kartu debit internasional atau e-wallet yang bisa dipakai di Saudi.
- Siapkan kartu SIM Indonesia dengan paket roaming sesuai kebutuhan agar bisa melakukan panggilan telpon & vidio dengan keluarga.
- Pelajari tata cara manasik dari video resmi Kemenag RI atau ulama terpercaya.
- Jika baru pertama kali, pertimbangkan bergabung dengan teman atau keluarga agar lebih aman.
- Estimasi Biaya Umroh Mandiri (Per Orang)
| Komponen | Kisaran Biaya (Rp) |
| Tiket pesawat PP Jakarta–Jeddah | 17 – 25 juta |
| Visa Umroh | 2 – 3 juta |
| Hotel (10 malam) | 5 – 10 juta |
| Transportasi antar kota | 1 – 2 juta |
| Makan & kebutuhan pribadi | 3 – 4 juta |
| Total estimasi | 28 – 40 juta |
Biaya bisa berubah tergantung musim (Ramadhan, musim libur, dll), durasi menetap di Arab Saudi, program tambahan dan pilihan hotel.
- Umroh Mandiri atau Lewat Travel: Mana yang Lebih Baik?
| Aspek | Umroh Mandiri | Umroh via Travel |
| Fleksibilitas | Sangat tinggi | Terbatas |
| Biaya | Bisa lebih hemat | Lebih pasti |
| Pendampingan | Tidak ada | Ada |
| Risiko | Lebih tinggi | Lebih aman |
| Cocok untuk | Jamaah berpengalaman | Jamaah pertama kali |
- Kesimpulan
Melaksanakan umroh mandiri memang memungkinkan, terutama bagi jamaah yang sudah pernah berangkat atau terbiasa bepergian ke luar negeri.
Namun, jika ini adalah umroh pertama Anda, disarankan tetap berangkat bersama travel resmi agar ibadah lebih tenang, terarah, dan sesuai tuntunan.
Baik mandiri maupun bersama travel, yang terpenting adalah niat tulus dan kesiapan mental serta spiritual untuk menjadi tamu Allah di Tanah Suci.


